Aku memang tlah tua
Tak seharusnya ku dihina
Ragaku yang tlah senja
Tak seharusnya kau siksa
Prisaiku yang tlah berkarat
Tak seharusnya kau kikis dengan pedangmu
Ku hamparkan hartaku tuk kau nikmati
Tapi kau tak puas dan ingin lagi dan lagi
Kini ku lelah kau hina
Tak mau lagi kau siksa
Ku muntahkan isi perutku agar kau nikmati
Ku getarkan tubuhku agar kau mengerti
Ku hembuskan nafasku dan kau terhambur
Ku luapkan gelombang amarah dan terambang
Dan kau bersujud memelas
Dan kau menangis meringis
Meminta maaf padaNya yang kau sembah
Dan aku tertawa puas
Inilah aku yang selama ini terluka,terhina,
Inilah aku yang kau rampas hartanya
Membalas dan mengingatkan . . .bahwa . .
AKU ADA . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar